Senin, 26 Maret 2012

RI AKAN MEMIMPIN SISTEM PEMBAYARAN DI ASEAN



Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas, mengatakan dengan jumlah penduduk separuh dari penduduk ASEAN, Indonesia harus memimpin pasar sistem pembayaran.
Indonesia termasuk negara yang maju dalam hal transaksi pembayaran menggunakan kartu.

Saat ini, pengguna ATM atau kartu debit sebanyak 63,6 juta, sedangkan kartu kredit 14,5 juta. Totalnya 78 penduduk memiliki kartu untuk pembayaran. Ronald menilai, Indonesia akan menjadi terdepan dalam sistem pembayaran, mengingat jumlah penduduk Indonesia sebanyak 250 juta jiwa, atau separuh dari penduduk ASEAN yang mencapai 500 juta jiwa.

"Dengan jumlah penduduk yang setengahnya dari jumlah penduduk ASEAN, Indonesia harus memimpin pasar sistem pembayaran," ujar Ronald dalam seminar bertajuk "Mewujudkan National Payment Gateway", di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu 14 Maret 2012.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo, Aswin Sasongko, menambahkan, jika Indonesia ingin menjadi yang terdepan dalam sistem pembayaran, perlu disiapkan infrastruktur dalam National Payment Gateway.
 

"National Payment Gateway itu butuh infrastruktur, karena membutuhkan data yang besar. Kami butuh infrastruktur seperti pembangunan fiber optik, agar lebih mudah menghubungkan wilayah Indonesia di segala penjuru," katanya.

Ke depan, Aswin melanjutkan, pihaknya juga akan menyatukan sistem elektronik, guna menjaga keamanan data nasabah dan warga Indonesia. "Sistem elektronik harus dikembangkan, dan akan diatur lebih baik. Sistem elektronik ini penting untuk meminimalisasi penipuan online yang sulit dilacak," ujarnya.


SUMBER :http://bisnis.vivanews.com/news/read/296117-ri-akan-pimpin-sistem-pembayaran-di-asean

Tidak ada komentar:

Posting Komentar