Senin, 23 April 2012

DIET ATKINS GAYA BARU, LEBIH FLEKSIBEL

Diet atkins dikenal dengan cara kerja makeover- nya yang instan dengan membatasi gula dan karbohidrat. Diet in hanya membutuhkan waktu dua minggu untuk memahat tubuh Anda dengan baik.
Namun pada metode diet atkins yang lama, beberapa efek buruk juga menyertai. Anda akan merasa cepat lelah. Kurangnya karbohidrat dan gula juga berimbas pada ketidak stabilan emosional yang membuat Anda menjadi mudah marah. Masalah pada sistem pencernan yang tidak stabil juga menimbulkan bau mulut yang kurang sedap.

Baru- baru ini ivillage memuat artikel tentang diet atkins dengan metode baru yang lebih efektif dan minim efek buruk. Meskipun diet tersebut tetap dengan cara membatasi asupan karbohidrat dan gula, namun Anda tetap dapat memasukkan coklat dan roti setiap hari.
Begitu juga dengan kafein, minuman yang mengandung kafein dalam jumlah sedang sangat efektif dalam penurunan berat tubuh dan menjadi penyelamat saat kita berada dalam fase penurunan energi. Diet atkins dibagi dalam 4 fase, yakni tahap induksi, ongoing weight loss (OWL), perawatan pasca diet, dan pemeliharaan hasil diet untuk jangka panjang.

Pada fase pertama, yakni induksi, akan berlangsung sekitar dua minggu, tergantung pada seberapa banyak Anda akan mengurangi berat badan. Konsumsi karbohidrat yang diwajibkan adalah 20 gram setiap harinya.

Perbanyak Serat
Selain itu, pediet juga disarankan memperbanyak konsumsi serat. Bahan makanan yang mengandung banyak serat tidak mempengaruhi peningkatan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan, mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral.
Anda dapat meningkatkan konsumsi sumber karbohidrat seperti buah, beras merah, pasta dan roti secara bertahap setiap harinya untuk mengganti makanan yang lain.

Diet baru ini termasuk diet fleksibel karena Anda masih dapat mengkonsumsi sumber protein seperti daging, namun tetap dengan catatan mengimbanginya dengan asupan serat dan karbohidrat yang disarankan.
Pada metode diet lama yang membatasi berbagai jenis makanan, membuat tubuh kita justru kekurangan asupan gizi dan vitamin yang dibutuhkan sehingga sering muncul masalah sakit kepala, kelelahan, dan sembelit.
Walaupun aturan dalam diet ini lebih bebas, namun tetap dibutuhkan konsistensi dalam merawat hasilnya dengan tetap mengkonsumsi lebih banyak serat yang mengandung karbohidrat dan mineral. (ren)


Sumber :Vivanews
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar